Get a free quote
For More Information: (800) 731-1909
Posted Jun 12th, 2015

Nggak Kalah Dari Super hero Marvel, Ini Film Gundala 2019 Indonesia!

Ternyata tidak cuma Marvel saja yang punya tokoh super hero. Tahun ini akan tayang film Gundala yakni film super hero Indonesia yang digarap oleh sutradara ternama, Joko Anwar. Kamu yang lahir sebagai generasi milenial mungkin tidak mengenal Gundala sebaik mengenal Captain America.

Pada dasarnya, Cerita Gundala Putra Petir merupakan kaul super hero yang diciptakan oleh Harya Suryaminata, menghangatkan komikus terpopuler Indonesia. Komik ini diluncurkan pertama kesempatan pada tahun 1969-1982 sama banyaknya 23 judul.

Namun mulai tahun 2005, penerbit Bumilangit kembali menerbitkan komik Gundala. Dan dari sinilah awal mula bermunculannya komik Gundala hasil ciptaan para fans di mana komik fan made terakhir dirilis pada tahun 2009.

Sejarah film Gundala

Sesungguhnya sebelum diangkat ke permadani lebar seperti sekarang, Gundala Putra Petir pun telah merambah layar perak di tahun 1981. Dahulu, film Gundala disutradarai oleh Lilik Sudijo yang berkolaborasi beserta PT. Cancer Mas Film.
cineplex 21

Untuk memerankan tokoh Gundala Putra Petir, Teddy Kuno dipilih sedangkan aktor W. D Mochtar memerankan karakter Ghazul. Walaupun setting lokasinya bukan di Yogyakarta sesuai yang tertulis dalam komik. Film Gundala ini cukup sukses mengangkat jalur cerita berdasarkan pada komik Hasmi.

Gaung film yang tahu sukses tahun 80-an silam, kini akan kembali datang di tahun 2019. Jelas pada 2017 lalu, Joko Anwar mengumumkan jika dirinya akan memproduksi Film Gundala new version bersama Abimana Aryasatya sebagai pemeran Gundala.

Proses garapan filmnya swasembada dilakukan sejak September 2018 dan rencananya akan ditayangkan di pertengahan tahun ini. Film super hero tertentu anak negeri ini mungkin digarap oleh sutradara serta para pemain baru. Tapi untuk jalan ceritanya swasembada, Joko Anwar tetap memakai alur cerita yang tentu seperti ciptaan Harya Suraminata (Hasmi).

Fakta memikat tentang film Gundala 2019

Sebelum kamu menonton filmnya pada Agustus 2019 setelah, tidak ada salahnya untuk mengerti beberapa fakta menarik setengah film Gundala. Termasuk kelurusan hati tentang para pemeran terutama kostum yang mereka pakai:

  1. Diadaptasi dari komik super jadul tahun 60-an

Sesuai yang telah dijelaskan sebelumnya, film ini digarap berdasarkan komik “Gundala Putra Petir” yang dirilis pertama kali tahun 60-an. Dan kabarnya, film Gundala 2019 ini adalah karya terbaru yang dirilis 50 tahun pasca komik pertama diterbitkan.

Gundala mengisahkan perjalanan hidup Sancaka, seorang insinyur yang secara mencengangkan memperoleh kekuatan super sesudah terkena sambaran petir.

  1. Karakter tertinggi hero khas Indonesia

Jika kamu belum move-on dari film Avengers: Endgame atau Spiderman, kiranya film Gundala bukan model film super hero yang kamu cari. Karena Joko Anwar, tidak berusaha menyusun film dengan format teruk hero khas Hollywood.

Watak super hero yang disajikan dalam film Gundala ialah karakter super hero khas tanah air yang benar-benar mengangkat nilai-nilai kearifan provinsial. Film ini berusaha sebaik mungkin menggambarkan perjalanan kehidupan orang biasa yang kemudian berubah menjadi pahlawan teruk penindak kejahatan.

Tujuan utama digarapnya film ini bukan hanya mengobati kerinduan fans akan komik Gundala Ananda Petir, tapi turut menghasut generasi bangsa untuk berani bertindak dan bersikap setimpal.

  1. Diperankan oleh aktor dan aktris ternama

Joko Anwar sebelumnya merahasiakan nama-nama pemeran tokoh film Gundala terutama pemeran tokoh utama. Namun belakangan ini tersua jika pemeran utama di film Gundala adalah aktor Abimana Aryasatya. Sedangkan watak Merpati akan diperankan sambil Tara Basro.

Pada awalnya, Abimana menolak peran Gundala yang ditawarkan Joko Anwar padanya karena masih mempunyai proyek film lain yang belum tuntas. Tapi, gara-gara kegigihan Joko Anwar yang mau menunggu, pada akhirnya peran Gundala tetap akan dimainkan oleh Abimana.

  1. Perubahan kostum Gundala

Seragam Gundala pada film terdahulu tentunya sangat berbeda secara kostumnya yang sekarang. Kalau sebelumnya, kostum Gundala tampil sangat klasik maka kini sengaja dibuat lebih modern.

Joko Anwar berpendapat kalau sudah sewajarnya, kostum Gundala dibuat nyaman dan efektif. Sehingga pemeran bisa memakai dan melepaskan kostum beserta mudah saat dibutuhkan dalam pengambilan gambar.

Dalam seragam Gundala, kita akan mengamati beberapa detail unik dikategorikan pemakaian masker, goggles apalagi kuping bersayap. Penjelasan mengenai penambahan detail tersebut bakal dijelaskan secara mendetail langsung dari filmnya.

  1. Tulis skenario dalam kuburan dan museum

Selaku sutradara, Joko Anwar pun ikut serta dalam proses penggarapan sketsa film Gundala. Dan walaupun telah mengerjakan banyak proyek film termasuk film Pengabdi Setan dan Rumah Putri yang berhasil populer terlintas mancanegara. Joko mengakui jika proses penulisan skenario dari film Gundala adalah proses yang paling sulit & melelahkan.

Bahkan untuk dapat fokus menulis skenario, Joko harus pergi ke tempat yang sangat tenang dan sunyi seperti kuburan dan museum. Beruntungnya, skenario film Gundala berhasil diselesaikannya sepanjang 4 bulan.

  1. Special effect yang super keren

Seperti penjelasan sebelumnya, film Gundala bukanlah jenis film super hero yang dirilis dan dijalankan oleh DC atau Marvel. Jadi unsur effect yang berada dalam dalamnya tidak akan sebaik dan sekeren film garapan Hollywood.

Meskipun begitu, film Gundala tetap menggunakan special effect untuk menunjang jalannya cerita tapi penggunaannya bukan sedramatis film super johan Hollywood. Dan melalui jalan ceritanya, Joko Anwar tetap jika film super johan khas Indonesia ini hendak layak bersanding dengan film super hero lainnya.

  1. Termasuk di genre ‘Dark Movie’

Meskipun disebut-sebut sebagai film super hero, film Gundala bukan berarti membawa tema yang ceria. Telanjurkan film ini mengangkat point dark yang sangat kental, terbukti dari banyaknya putaran perkelahian dan unsur action lainnya. Walau banyak menyusun adegan action, film itu masih bisa dinikmati sambil semua penonton termasuk tersebut yang suka nonton film ringan.

  1. Teori semesta Gundala

Lebih lanjut lagi Joko Anwar mengungkapkan bila film garapannya ini bukan serta merta akan berdiri sendiri. Melainkan akan datang semesta Gundala, pada akhirnya karakter super hero yang diperkenalkan bukan hanya Gundala saja, tapi ada pula karakter hero lainnya.

Dengan demikian, diharapkan para fans bisa mempelajari tentang kaum toko super hero utama Indonesia, termasuk Godam, Aquanus dan Maza. Karakter superhero ini pertama kali hadir dalam adaptasi komik Nasionalis yang diterbitkan pada tahun 1996.

Menonton film berkonsep super hero sebenarnya tak hal yang baru lagi bagi penggemar film zona air. Mengingat, beberapa tahun belakangan ini Hollywood banyak menghadirkan film genre teruk hero sejak Spiderman, Iron Man bahkan Avengers yang menghadirkan banyak tokoh super hero dalam satu film.

Tidak mau kalah dengan Hollywood, Indonesia pun memiliki beberapa tokoh super hero yang gaungnya bahkan sudah dimulai mulai tahun 60-an yang populer dalam komik Gundala Putra Petir.

Kamu yang gemar menonton film tertinggi hero, maka jangan lewatkan film super hero tertentu karya anak bangsa yakni Joko Anwar yang katanya akan segera dirilis Agustus 2019. Sebagai referensi informasi bagi yang belum tahu tentang tokoh super johan Indonesia, simak kembali kelurusan hati menarik tentang film Gundala dan sejarah asal usulnya di atas.

 

Deskripsi : Penggemar film super hero Marvel? Eitts… jangan cela, karena rupanya Indonesia pula punya sosok super hero yaitu film Gundala yang akan tayang tahun itu!

 

Comments are closed